Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Nusantara

Rayakan HUT Forsa Ke-13 Untuk Lestarikan Karya Rhoma Dan Perkuat Aksi Sosial

54
×

Rayakan HUT Forsa Ke-13 Untuk Lestarikan Karya Rhoma Dan Perkuat Aksi Sosial

Sebarkan artikel ini

detakhukum.id, Bogor – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Fans of Rhoma and Soneta (Forsa) Kabupaten Bogor menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-13 yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna 1 Pemda Kabupaten Bogor. Minggu ( 6/9/2026 )’

dalam acara tersebut hadir dari DPP Forsa Januardy dan DPW Forsa Jawa Barat Bersama DPC dan perwakilan dari sejumlah daerah.

‎Romi selaku ketua Forsa Kabupaten Bogor, menceritakan bahwa,  Sejarah awal berdirinya organisasi para pencinta raja dangdut tersebut. Ia mengenang momen saat diundang langsung oleh Rhoma Irama ke Soneta Record untuk menghadiri rapat akbar. Pertemuan yang dihadiri berbagai elemen masyarakat tersebut akhirnya menyepakati pembentukan Forsa pada 4 April 2013, ungkapnya.

‎”Tujuan utama Forsa adalah untuk melestarikan karya-karya emas Rhoma Irama. Selain itu, wadah ini dibentuk untuk menyambung tali silaturahmi sesama fans, baik yang berada di seluruh penjuru Indonesia maupun di luar negeri,” kata Romi.

‎Saat ini, kekuatan basis massa Forsa di Bumi Tegar Beriman tergolong solid. Dari total 40 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bogor, Forsa telah membentuk 30 Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan jumlah anggota aktif mencapai lebih dari 200 orang.

‎Lebih lanjut, Romi menegaskan bahwa Forsa bukan sekadar komunitas tempat berkumpul dan menyanyi bersama. Organisasi ini aktif bergerak di bidang kemanusiaan melalui berbagai aksi sosial, seperti menyantuni anak yatim secara berkala hingga turun langsung memberikan donasi saat terjadi bencana alam. Beberapa aksi nyata yang pernah dilakukan di antaranya adalah penyaluran bantuan untuk korban bencana di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, hingga bencana besar di Aceh.

‎Forsa Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memperluas jaringan dan bersinergi dengan para pelaku seni budaya lainnya. Langkah ini diambil demi menyebarkan syiar kebaikan yang terkandung dalam lirik lagu perjuanga Rhoma Irama.

‎”Ke depan, kami akan terus menyebarkan syair kebaikan dari karya Rhoma Irama, baik yang bernuansa religi, sosial, maupun pesan politik yang membangun,” tutup Romi. ( Spd )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *